Optimalkan Irigasi Tani, Pembangunan Talud Permanen di Krandohan Dimulai Februari

heri subekti 29 Januari 2026 08:17:04 WIB

PENDOWOHARJO - - - - Pemerintah Kabupaten Bantul terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat. Salah satu realisasinya menyasar wilayah Padukuhan Krandohan, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, melalui program Padat Karya Infrastruktur APBD Tahun 2026.

​Kepastian dimulainya kegiatan tersebut terungkap dalam acara sosialisasi yang digelar di rumah Dukuh Krandohan, Rabu (28/01/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pemangku kebijakan, antara lain perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Anggota DPRD Bantul H. Subhan Nawawi, Panewu Sewon Hj. Hartini, S.I.P., M.M., serta Lurah Pendowoharjo H. Hilmi Hakimudin, S.Pd.I.

​Fokus utama kegiatan ini adalah pembangunan talud irigasi di kawasan Bulak Segoro Gembung. Lokasi ini dinilai strategis karena merupakan jantung aktivitas pertanian warga setempat yang selama ini masih berupa saluran tanah alami.

​Dalam pemaparannya, Fitri Winiarti, S.H. dari Disnakertrans Bantul menegaskan bahwa program ini memiliki dampak ganda. "Selain target fisik berupa infrastruktur, ada misi ekonomi di dalamnya. Kegiatan yang dimulai Februari nanti wajib memberdayakan warga lokal sebagai tenaga kerja, sehingga anggaran daerah benar-benar berputar kembali ke masyarakat," ungkapnya.

​Sementara itu, Anggota DPRD Bantul, H. Subhan Nawawi, yang turut mengawal aspirasi ini, menyebut bahwa pembangunan talud permanen di Bulak Segoro Gembung sangat krusial.

​"Ini jawaban atas kebutuhan petani. Dengan dibangunnya talud permanen, aliran air akan lebih lancar dan manajemen irigasi lebih optimal. Selain itu, konstruksi ini penting untuk menahan tanah sawah agar tidak longsor ke saluran air," ujar H. Subhan.

Dukungan senada disampaikan Panewu Sewon dan Lurah Pendowoharjo. Keduanya menyatakan menyambut positif dan siap bersinergi demi keberhasilan program ini.

​"Pemerintah Kalurahan mendukung penuh agar pelaksanaan di lapangan berjalan kondusif dan lancar. Harapannya pengerjaan tepat waktu dan hasilnya berkualitas karena ini untuk kepentingan jangka panjang petani kita," pungkas Lurah Hilmi.

​Warga Padukuhan Krandohan menyambut antusias rencana ini. Perubahan dari saluran tanah menjadi talud permanen diyakini akan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut secara signifikan. (krdhn01) 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License